Peraturan Dasar Bola Basket

Setelah kemarin kita membahas mengenai pengertian bola basket dan teknik dasar permainan bola basket, kali ini kita akan membahas materi tentang Peraturan Dasar Bola Basket.

Dalam rangka meningkatkan sportivitas dalam permainan bola basket, FIBA selaku induk organisasi bola basket internasional telah menetapkan peraturan dalam pelaksanaan permainan basket.

Berlangsungnya pertandingan bola basket akan di awasi oleh para wasit yang bertugas.

Peraturan Resmi Bola Basket

peraturan resmi bola basket

Berikut ini adalah beberapa peraturan resmi bola basket yang perlu diketahui sebelum kita mulai bermain bola basket.

  1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  4. Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang tim nya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggarakan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan. Unik ya peraturan permainan dalam bola basket.
  6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap peraturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk kedalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasit lah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberitahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Dalam peraturan permainan bola basket, wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam peraturan poin 5 di atas.
  11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidak nya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  13. Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenangnya.
  14. Regu (tim). Setiap regu dalam permainan bola basket terdiri atas 10 orang pemain, yaitu 5 pemain inti dan 5 pemain pengganti, di mana satu di antaranya bertindak sebagai kapten regu didampingi seorang pelatih dan asisten pelatih. Apabila dalam kompetisi resmi satu regu bermain lebih dari 3 pertandingan, maka jumlah pemain bola basket dalam setiap regu dapat ditambah 2 orang sehingga menjadi 12 orang.
  15. Pemain dan cadangan. Lima orang pemain setiap regu berada di dalam lapangan selama pertandingan dan dapat diadakan pergantian pemain. Seorang pengganti dapat menjadi pemain apabila wasit mengisyaratkan untuk memasuki lapangan, dan sebaliknya.
  16. Seragam. Peraturan bermain bola basket juga mengatur tentang seragam yang dipakai.
  17. Pakaian pemain terbuat dari bahan kaus yang dapat meresap keringat, kaos harus berwarna sama, baik bagian depan maupun bagian belakang, dan memasukkan kaus selama pertandingan.
  18. Celana pendek harus sama warnanya, baik di depan maupun di belakang, tetapi tidak perlu sama dengan kaus yang dikenakan.
  19. Setiap kaus pemain harus diberi nomor pada bagian depan (sekurang-kurangnya 10 cm) dan belakang (sekurang-kurangnya 20 cm). Lebar angka tidak boleh kurang 2 cm lebar kaus, dengan nomor yang jelas dan warna yang berbeda dengan warna kausnya.
  20. Setiap regu harus menggunakan nomor dari 4 sampai 15.
  21. Dalam setiap pertandingan, regu pertama yang disebut pada jadwal pertandingan (regu tuan rumah) harus mengenakan kaus berwarna terang (putih), sedangkan regu kedua (regu tamu) harus mengenakan kaus berwarna gelap.
  22. Nilai. Berikut ini adalah peraturan permainan dalam menentukan nilai :
  23. Nilai satu diberikan kepada regu yang memasukkan bola dari tembakan hukuman.
  24. Nilai dua diberikan untuk regu yang memasukkan bola bukan hukuman.
  25. Nilai tiga diberikan untuk regu yang memasukkan bola dari daerah tiga angka (three point field goal).
  26. Bola lambung (jump ball). Jump ball adalah bola yang dilambungkan oleh wasit ke udara di antara dua pemain yang berlawanan. Jump ball dapat dilakukan saat Permulaan permainan dan sesudah istirahat,
  27. Dua orang pemain yang berlawanan memegang bola secara bersamaan.

Peraturan Dasar Dalam Permainan Bola Basket

Peraturan dasar bola basket

Adapun beberapa aturan dasar dalam bermain bola basket, diantaranya adalah sebagai berikut ini.

Peraturan Terkait Pemain Bola Basket

Setiap regu terdiri dari 10 sampai 12 pemain, namun hanya 5 orang yang dibolehkan berada dalam lapangan saat pertandingan berlangsung, sedangkan lainnya sebagai pemain cadangan.

Secara umum ada 3 posisi yang harus di isi oleh para pemain basket dalam satu tim yaitu, posisi center, power forward, small forward, point guard, dan shooting guard.

Posisi Pemain Basket : Center

Pemain center/ centre atau pemain tengah di isi oleh pemain tertinggi di setiap tim, selalu berada di bawah ring basket.

Tugasnya mencetak angka sebanyak-banyaknya, menghadang atau menghambat pemain lawan mencetak angka.

Pada saat menyerang, pemain center bertugas untuk mencetak gol dengan tembakan dekat dan rebound.

Namun di saat bertahan, pemain center bertugas untuk memblok tembakan lawan dan rebound lawan.

Posisi Pemain Basket : Power Forward

Pemain power forward adalah penyerang inti tim basket. Tugas pemain power forward adalah membantu tim dalam menembus pertahanan lawan.

Biasanya yang dipilih menjadi Power Foward adalah mereka yang paling cepat dan tepat dalam mengoper bola basket sekaligus penembak/penceta angka terhebat di timnya.

Posisi Pemain Basket : Small Forward

Pemain small forward mirip dengan pemain gelandang pada permainan sepak bola. Mereka berkeliaran di seluruh lapangan. Small forward bisa mencetak gol dari tembakan jarak jauh dan jarak dekat.

Posisi Pemain Basket : Point Guard

Point guard menjalankan pelanggaran dan biasanya merupakan dribbler dan passer terbaik tim. Point guard membela point guard lawan dan mencoba mencuri bola.

Posisi Pemain Basket : Shooting Guard

Shooting guard biasanya merupakan penembak terbaik dalam tim. Shooting guard dapat melakukan tembakan dari jarak jauh dan juga merupakan dribbler yang baik.

Untuk mencapai kemenangan, semua pemain harus mampu membangun kerja sama tim yang baik dengan berperan aktif di posisinya masing-masing atau saling mengisi posisi yang kosong.

Para pemain sebisa mungkin harus bisa menguasai jalannya pertandingan semaksimal mungkin.

Peraturan Terkait Pemain Pengganti (Cadangan)

Setiap pemain yang sedang berlaga di lapangan bisa diganti kapanpun oleh pelatih sesuai keinginan dan kebutuhan tim. Syaratnya, pergantian pemain dilakukan saat bola mati (tidak dimainkan), dan jam pengatur pertandingan sedang berhenti.

Tidak ada pembatasan jumlah pemain yang mau menggantikan dan digantikan dalam proses pergantian pemain.

Peraturan Terkait Tim

Cara pemain basket (guard, forward, dan centre) bekera sama dalam tim sangat tergantung pada keterampilan mereka masing-masing. Kemampuan individu dalam suatu tim akan mempengaruhi kekuatan atau kelemahan posisi tertentu.

Dua formasi yang biasa diterapkan dalam permainan basket adalah 2-1-2 (dua guard, satu centre, dua forward) atau 1-2-2 (satu guard, dua centre, dua forward).

Peraturan Terkait Waktu Pertandingan

Lama waktu bermain bola basket adalah 20 menit per babak dengan diselingi istirahat selama 10 menit.

Jam waktu pertandingan akan di-pause setiap wasit meniup peluit. Hal ini biasa disebut bermain dengan waktu bersih.

Namun, sekarang sering diterapkan empat babak pertandingan selama 10 – 12 menit setiap babak dengan istirahat lima menit.

Adapun “waktu kotor”, artinya waktu terus berjalan meskipun wasit meniup peluit. Biasanya karena alasan keterbatasan waktu dan/atau banyaknya tim yang akan bertanding.

Aturan Time Out Bola Basket

Setiap tim basket yang sedang bertanding memiliki jatah time out paling banyak dua kali di setiap babak.

Jika terjadi tambahan waktu karena kedudukan angka sama, maka hanya boleh satu kali untuk setiap babak.

Tujuan dari time out adalah supaya timnya bisa mencetak angka lebih banyak dengan cara mengubah irama permainan.

Berikut ini adalah alasan yang bisa digunakan untuk meminta time out :

  • Pelatih ingin menyampaikan perubahan taktik pada pemainnya.
  • Ingin mengganti sejumlah pemain.
  • Memberi sedikit istirahat bagi timnya.

Peraturan Terkait Jump Ball

Setiap pertandingan basket selalu dimulai dari lingkaran tengah lapangan. Dengan dua pemain yang mewakili tim berdiri saling berhadapan dan dibatasi oleh garis tengah. Kemudian wasit melemparkan bola ke udara di antara kedua pemain tadi.

Mereka akan berusaha untuk merebut bola dengan cara melompat dan menjangkaunya lalu menepisnya ke arah teman.

bola jump ball tidak boleh ditangkap atau dipukul

Pemain lainnya harus berada di luar lingkaran sampai bola disentuh atau ditepis salah seorang pemain di tengah lingkaran tadi.

Jump ball juga digunakan untuk memulai kembali pertandingan jika ada dua pemain yang sama-sama saling menguasai atau mempertahankan bola. Mereka memegang bola dan tidak melepaskannya.

Peraturan Terkait Mencetak Poin

Tembakan ke dalam jaring lawan bisa bernilai satu, dua, atau tiga poin, tergantung dari mana tempat bola ditembakkan. Tembakan yang bernilai satu poin biasanya berasal dari tembakan hukuman.

Sedangkan yang bernilai dua poin dilakukan dari dalam lingkaran lingkaran tiga angka (yang berbentuk setengah lingkaran di sekitar ring) sepanjang permainan.

Dan yang bernilai tiga angka diperoleh saat pemain berhasil menembakkan bola ke jaring dari luar garis three point.

Angkanya ditentukan oleh posisi kaki penembak. Jika saat menembak posisi kakinya di luar garis setengah lingkaran (tiga angka) akan bernilai tiga. Namun jika posisi kaki berada di atas garis atau di dalam garis, maka bernilai dua.

Dan yang terpenting dari semuanya adalah bola harus masuk ke jaring dulu baru boleh dihitung poinnya.

Jika ada salah satu tim yang berhasil mencetak poin, maka seorang pemain dari tim bertahan (yang kemasukan bola) harus melempar atau mengoper bola dari belakang garis akhir (garis yang sejajar dengan papan pantul ring).

Wasit tidak perlu meniup peluit jika ada bola yang masuk ke ring

Peraturan Terkait Bola Keluar

Apabila bola basket melampaui salah satu garis batas lapangan dan menyentuh lantai atau benda tertentu di luar lapangan maka bola mati (tidak bisa terus dimainkan).

Pemain lawan dari tim yang membuat bola keluar akan memulainya dengan cara mengoper dari luar garis tempat di mana bola keluar/tempat terdekat dengan keluarnya bola.

Peraturan Terkait Pelanggaran

Saat terjadi pelanggaran (traveling, fault, double dribble, dll.), maka tim yang melakukan pelanggaran akan kehilangan momen menyerang.

Berarti, tim lawan yang akan menguasai bola dengan cara mengoper dari luar garis terdekat dengan tempat terjadinya pelanggaran.

Peraturan Terkait Waktu Memegang Bola

Dalam permainan basket tidak ada offside seperti di permainan sepak bola. Apabila ada kesempatan dan keuntungan besar bagi para pemain yang berposstur tinggi. Mereka bisa menunggu di bawah ring lawan untuk terus menerus mecetak angka.

Untuk mencegah hal tersebut, maka diberlakukan aturan tiga detik. Yaitu, seorang pemain tidak dibolehkan berdiri atau menunggu di keyhole (area kotak di bawah ring) lebih dari tiga detik.

Selain itu, tim yang sedang menguasai bola harus menembakkan bola dalam waktu tiga puluh detik. Jika tidak, wasit akan menyatakan pelanggaran tiga puluh detik dengan meniup peluit.

Kemudian, jika bola sudah melayang ke arah ring dan masuk, tidak boleh dihalangi atau didorong keluar. Begitupun saat bola belum masuk tapi sudah di permukaan ring, tidak boleh ditepis keluar. Hal itu sudah menjadi hak penembak untuk mencetak angka.

Peraturan Terkait Wasit

Untuk permainan basket yang dilakukan bukan dalam suatu pertandingan resmi, cukup dibutuhkan seorang wasit saja.

Namun dalam pertandingan-pertandingan resmi, dibutuhkan dua wasit yang dikenal sebagai referee, umpire, dan beberapa petugas lainnya.

Wasit yang memimpin bertanggung jawab penuh dalam mengontrol jalannya pertandingan. Ia mengatur permainan dengan cara meniup peluit sebagai tanda permainan bergentu atau ketika memberi hukuman.

Keputusan wasit terhadap sesuatu yang terjadi di dalam lapangan adalah mutlak dan tidak bisa diganggu gugat, jika protes, dia akan mendapat peringatan.

Wasit yang ada di depan pemain disebut referee, sedangkan yang di belakang disebut umpire. Mereka berdua bisa saling bertukar posisi atau kedudukan.

Jika satu di antara keduanya lebih dahulu meniup peluit dan menyatakan ada pelanggaran berarti pada saat itu ia adalah referee dan yang lainnya umpire. Begitu seterusnya secara bergantian sampai akhir pertandingan.

Selain wasit yang berjaga dilapangan, ada petugas-petugas lain yang bertugas dalam pertandingan bola basket resmi.

  • Pencatat

Yang dicatat ialah setiap poin yang dibuar pemain, pelanggaran yang dilakukan pemain, time out, tembakan hukuman yang berhasil, atau yang gagal.

Begitupun dengan pemain pengganti. Setiap pemain yang mau menggantikan harus melapor terlebih dahulu supaya nomor kostumnya dicatat oleh petugas tadi.

  • Pengontrol waktu

Bertugas mengatur penunjuk waktu pertandingan dengan memberhentikan dan menjalankan kembali jika terjadi pelanggaran, time out dan lain-lain selama pertandingan.

Pencatat angka dan pengontrol waktu dalam permainan basket disebut sebagai table officials.


Penutup

Itulah tadi pembahasan lengkap materi Peraturan Bola Basket, baik yang resmi maupun yang umum(dasar). Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Sampai jumpa di materi selanjutnya.

Tinggalkan komentar