Konsep Sejarah

Setelah membahas mengenai Cara Berfikir Sejarah, selanjutnya kita akan membahas tentang Konsep Sejarah.

Pada halaman ini kita akan membahas mengenai Konsep Konsep Sejarah dari berbagai aspek.

Konsep Waktu dalam Sejarah

konsep waktu dalam sejarah

Menurut dimensi waktu, suatu peristiwa merupakan suatu proses, yang artinya peristiwa tersebut mengalami perubahan sejalan dengan waktu. Konsep waktu menitikberatkan pada ragam peristiwa sejarah itu terjadi.

Konsep waktu, dalam ilmu sejarah menurut Kuntowjoyo (2013) meliputi perkembangan, keberlanjutan/kesinambungan, pengulangan, dan perubahan.

Perkembangan

Perkembangan terjadi apabila manusia bergerak dan berkembang berturut-turut dari satu bentuk sederhana ke bentuk yang lebih kompleks.

Kesinambungan

Kesinambungan terjadi jika suatu masyarakat baru hanya melakukan adopsi lembaga-lembaga lama.

Misalnya, pada masa kolonial, kebijakan pemerintah kolonial mengadopsi kebiasaan lama, antara lain dalam menarik upeti raja taklukan, Belanda meniru raja-raja pribumi

Pengulangan

Pengulangan, diartikan sebagai suatu keadaan atau gejala yang berulang. Misalnya, menjelang Presiden Soekarno jatuh dari kekuasaannya pada tahun 1960-an banyak terjadi aksi dan demonstrasi, khususnya yang dilakukan oleh para mahasiswa.

Demikian halnya menjelang Presiden Soeharto jatuh pada 1998, juga banyak terjadi aksi dan demonstrasi.

Perubahan

Perubahan terjadi apabila dalam masyarakat terjadi perkembangan secara besar besaran dalam waktu yang relatif singkat.

Biasanya perubahan terjadi karena adanya pengaruh dari luar. Misalnya, gerakan nasionalisme di Indonesia sering dianggap sebagai kepanjangan dari gerakan romantik di Eropa

Konsep Ruang dalam Sejarah

konsep ruang dalam sejarah

Ruang atau bisa juga disebut dimensi spasial, merupakan tempat terjadinya berbagai peristiwa dalam proses perjalanan waktu.

Dengan batas ruang, dapat dilakukan pengkajian mengenai peristiwa dan perkembangannya.

Suatu peristiwa yang diamati berdasarkan dimensi ruang, yakni memiliki batas-batas tertentu.

Dengan demikian, dalam kajian sejarah dapat diadakan kategorisasi sejarah berdasarkan keluasan ruang sejarah, seperti sejarah lokal, sejarah daerah, sejarah kawasan, dan sejarah dunia.

Konsep ruang menitikberatkan pada aspek kegiatan terjadinya peristiwa sejarah.

Konsep Perubahan dalam Sejarah

konsep perubahan dalam sejarah

Perubahan dapat diartikan sebagai segala aspek kehidupan yang terus bergerak seiring dengan perjalanan kehidupan masyarakat, sehingga masyarakat sewaktu-waktu dapat bergerak dan berubah Peristiwa yang terjadi adalah sebuah perubahan dalam kehidupan manusia.

Sejarah mempelajari aktivitas manusia dalam konteks waktu. Apa yang terjadi di masa kini pasti terjadi karena pengaruh dari perubahan yang terjadi pada masa lalu.

Perubahan tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan manusia seperti sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

Perubahan dalam sejarah dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni:

  • Ada perubahan yang berlangsung lambat (evolusi) dan ada juga yang berlangsung cepat (revolusi)
  • Arah perubahan dibedakan atas keadaan yang lebih baik (progres) dan keadaan yang lebih buruk (regres).

Rangkaian peristiwa yang ada merupakan peristiwa yang berkelanjutan Kehidupan manusia saat ini merupakan mata rantai dari kehidupan masa lampau, sekarang dan masa mendatang.

Setiap peristiwa tidak berdiri sendiri dan tidak terpisahkan dari peristiwa lain. limu sejarah dapat diibaratkan sebagai penglihatan terhadap tiga dimensi, yaitu penglihatan ke masa silam, masa sekarang, dan masa depan.

Hal ini sejalan dengan Arnold J. Toynbee (2004) yang mengatakan bahwa mempelajari sejarah adalah mempelajari masa lampau, untuk membangun masa depan (to study history is to study the past to build the future).

Konsep Keberlanjutan dalam Sejarah

konsep keberlanjutan dalam sejarah

Konsep keberlanjutan merupakan kontinuitas dari masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Segala hal yang terjadi di masa lalu dapat dijadikan acuan untuk bertindak di masa kini dan untuk meraih kehidupan yang lebih baik di masa datang.

Perubahan dan keberlanjutan dapat kita ketahui dengan membandingkan dua atau lebih peristiwa atau keadaan pada masa lampau. Misalnya, perubahan dan kelanjutan dari masa Hindu-Buddha ke masa Islam. Perubahan dan keberlanjutan dari Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai beberapa konsep sejarah, semoga materi yang ada diatas dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua.

Sampai jumpa di materi selanjutnya, byee.

Tinggalkan komentar