Kata Kata Bijak Bahasa Bali

76 0

Kata Kata Bijak Bahasa Bali – Pulau Bali merupakan sebuah wilayah yang terkenal dengan keelokan dan keindahan alamnya. Pulau ini bahkan di juluki sebagai surganya Indonesia, karena keindahannya pulau ini mendapat peringkat pulau paling indah no-2 setelah Hawai.

Selain memliki keindahan alam, budaya yang unik, Bali juga nyatanya memiliki Bahasa dan dialek sendiri. Hal ini juga menegaskan keberagaman Indonesia yang luar biasa.

Maka tidak jarang masyarakat manca negara lebih mengenal Bali daripada Indonesia itu sendiri. Sesuai dengan judul tulisan, kita akan membahas tentang Kata Kata Bijak Bahasa Bali.

Kata Kata Bijak Bahasa Bali

Berikut kata kata bijak dalam bahasa Bali yang bisa kamu pelajari untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

#1 Jangan Merasa Diri Paling Bisa

cahpanjer.com

“Eda ngaden awak bisa, depang anake ngadanin”

Pesan bijak Eda ngaden awak bisa, depang anake ngadanin’ ini kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, bermakna jangan merasa kamu paling bisa, biarlah orang lain yang menamai atau menilai sendiri. Pesan ini tertuang dalam syair gending tradisional “Pupuh Ginada”. Berikut syair dan terjemahannya:

Eda ngadeng awak bisa

Depang anake ngadanin

Geginane buka nyampat

Anak sai tumbuh luu

LLang luu buke katah

Yadin ririh

Enu liu pelajahin

Artinya: 

Jangan merasa paling bisa

Biarlah orang yang menilai

Seperti pekerjaan menyapu

Setiap hari selalu mendapati sampah

Sampah hilang masih ada debu

Walaupun kamu pintar

Masih banyak yang harus dipelajari

Pada intinya, setiap manusia harus mampu mengendalikan diri. Jangan sombong. Serupa dengan pepatah bagai ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Seseorang yang semakin pintar, cerdas, bahkan sakti sekalipun, harusnya semakin arif dan bijak dalam berperilaku. Betul gak?

#2 Bersatu Padu

cahpanjer.com

“Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka, Paras Paros Sarpanaya, Saling Asah Asih Asuh”

Artinya: Bersatu padu, menghargai pendapat orang lain, memutuskan segala sesuatu dengan cara musyawarah dan mufakat, saling mengingatkan, menyayangi dan membantu.

Kata kata bijak atau quotes dalam Bahasa Bali ini memiliki makna yang sangat dalam. Kata kata ini juga sangt umum sekali diungkapkan dalam acara-acara yang sifatnya resmi oleh para pejabat sebagai bentuk pengingat bagi masyarakatnya.

Persatuan sangat penting, sebab tanpa hal tersebut tidak akan ada kekuatan yang tercipta. Menghargai pendapat orang lain adalah bentuk kedewasaan, berbeda pendapat tentu sangatlah wajar, jangan sampai karena berbeda pendapat menjadikan perpecahan.

Musyawarah mufakat sudah menjadi ciri khas masyarakt Bali, bahkan Indonesia. Setiap permasalahan yang hadir harus diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat.

Saling mengingatkan, menyayangi dan membantu harus dijadikan sebuah watak demi terciptanya kerukunan dan kemajuan. Mempedulikan satu sama lain adalah sebuah kelebihan yang dimiliki masyarakat Bali dan umumnya Indonesia.

Semoga dari sini kita belajar banyak hal, terutama tentang persatuan dan kesatuan. Terlebih hari ini negara kita sedang banyak sekali ujian dan cobaan yang berkenaan dengan hal tersebut.

#3 Persatuan Dan Kesatuan

cahpanjer.com

“Rekat sekadi sampat lidi”

Kata kata satu ini mungkin sangat familiar sekali, namun disampaikan dengan diksi yang berbeda. Kata kata bijak ini bisa jadi memiliki makna tentang persatuan dan kesatuan.

Sapu lidi jika hanya satu helai tidak akan memiliki kekuatan, sedangkan jika banyak dan diikat akan memiliki kekuatan yang luar biasa.

Dari sini kita dapat mengambil pelajaran yang sangat penting dan berharga, seharusnya kita menjalani kehidupan seperti itu, saling menguatkan satu sama lain, dan bersama-sama menghadapi permasalahan yang ada. Bukankah permasalahan yang besar akan terasa ringan jika dihadapi bersama-sama.

Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah kurangnya persatuan, sehingga sangat mudah sekali diadu domba oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Perbedaan yang ada seharusnya tidak menjadi persoalan lagi, sebab dalam perbedaan sekalipun kita masih memiliki persamaan, yaitu Indonesia.

#4. Jiwa Yang Harus Ditanami Kebaikan

cahpanjer.com

“Tong ngelah karang sawah, karang awake tandurin”

Kalimat “Tong ngelah karang sawah, karang awake tandurin” merupakan kalimat pesan yang sangat mendalam. Jika ditelisik artinya dalam bahasa Indonesia, bermakna jika kamu tidak punya lahan sawah, maka lahan dalam diri (Jiwa) yang harus ditanami.

Kalimat ini merupakan hasil pemikiran seorang rohaniawan sekaligus pengarang besar di Bali, yakni Ida Pedanda Made Sidemen (1858-1984), yang tertuang dalam karya sastranya berjudul “Geguritan Salampah Laku”.

Menanami lahan diri memiliki makna yang sangat dalam. Pesan ini sesungguhnya mengajak semua orang untuk introspeksi diri. Seperti halnya menanam lahan sawah, kita diajak merenung; Bibit apa yang sudah dan harus ditanam dalam lahan diri? Apakah sudah merawat lahan diri dengan baik?

Melalui kalimat ini, manusia diajak untuk melihat jauh ke dalam diri. Hendaknya menanamkan diri dengan ilmu pengetahuan, bibit sifat-sifat baik, hidup sederhana dan bersahaja.

Jadi, jangan menanam bibit kebencian dalam diri ya!

Penutup

itulah tadi beberapa kata kata bijak bahasa bali yang bisa menambah wawasanmu. Untuk selanjutnya kalian bisa belajar aksara bali.

Makasih udah mampir. Jangan lupa share artikel ini jika menurut kalian bermanfaat. sekian.

Last Updated on August 24, 2021 by Ilham Taufiq

Tinggalkan komentar