Jenis Lisensi Font

Jenis lisensi font

Cahpanjer.com – Tidak semua resource (sumber daya) yang tersedia di internet tersedia secara gratis, termasuk Font yang kita gunakan. Kita seringkali melalaikan hak kepemilikan (hak cipta) dan lisensi atas resource (sumber daya) yang kita pakai untuk desain. Font adalah salah satunya.

Perlu diperhatikan jika setiap font itu memiliki lisensi. Lisensi itu adalah aturan pemakaian produk yang kadang panjang dan kadang bertele-tele sehingga jarang diperhatikan.

Lisensi untuk setiap Font berbeda beda tergantung yang buat. Ada yang gratis, ada yang gratis bersyarat, ada juga yang berbayar. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut.

Jenis Jenis Lisensi Font

Berikut ini adalah jenis jenis lisensi pada font.

1. Lisensi 100% Free

Contoh lisensi 100% free font

Jika font berlisensi 100% free, maka kita bebas menggunakannya untuk berbagai keperluan, baik secara personal dan komersial.

Walaupun gratis, font tetap milik si pembuat. Kita hanya bebas memakai tapi tidak boleh mengakui kalo itu punya kita.

Font jenis ini dapat kamu dapatkan di Google Font, karena semua font di sana sudah 100% Free dan bebas digunakan untuk personal dan komersial.

Buat yang belum tau caranya bisa cek halaman berikut:

2. Lisensi Free for Personal Use

Contoh lisensi for personal use font

Jika font berlisensi Free for personal use, maka font tersebut hanya bebas digunakan untuk kebutuhan personal saja. Kalau ingin menggunakannya untuk kebutuhan komersil seperti iklan produk, maka kamu harus meminta izin dan biasanya diharuskan membayar ke pemilik font tersebut.

Biasanya para pembuat font menggunakan lisensi ini untuk memprosikan font sekaligus mem-branding dirinya. Sehingga orang lain akan tahu dan bisa mencoba font secara gratis terlebih dahulu.

3. Lisensi Donationware

Contoh lisensi donationware font

Jika Font berlisensi Donationware, kita diharuskan untuk mendonasikan sejumlah uang kepada pemilik font terlebih dahulu sebelum kita bisa menggunakan font tersebut.

Jumlah nominal yang diperlukan untuk donasi biasanya ditetapkan patokan minimal oleh kreator. Tapi ada juga kreator font yang menetapkan donasi seikhlasnya.

4. Lisensi Shareware

Contoh lisensi shareware font

Font Berlisensi Shareware adalah font yang dibagikan secara gratis, yang bisa di download dan digunakan oleh pengguna, tapi Font tersebut penggunaanya hanya berlaku dalam periode tertentu atau batasan tertentu.

Apabila pengguna merasa Fontnya menarik dan sesuai apa yang diinginkan, maka supaya tidak ada batasan waktu penggunaan diharuskan membeli lisensi khusus untuk Font tersebut.

5. Lisensi Demo

Contoh lisensi demo font

Jika Font berlisensi Demo, maka font tersebut gratis digunakan namun memiliki fitur yang terbatas. Biasanya beberapa huruf atau simbol tidak tersedia.

Lisensi ini hampir mirip dengan lisensi free for personal use tetapi memiliki perbedaan tersendiri tergantung dari pembuat font. Biasanya ketika mengunduh font dengan lisensi demo akan ada petunjuk penggunaannya.

Walaupun gratis namun kita tidak boleh sembarangan menggunakannya.

6. Lisensi Commercial

Contoh font berlisensi commercial

Jika Font memiliki lisensi commercial, maka kita diharuskan membeli untuk menggunakan Font. Harga Font berbeda beda sesuai yang telah ditetapkan oleh pembuat Font tersebut.

Jika sudah membeli Font tersebut, kita bisa menggunakannya untuk keperluan personal ataupun komersil sesuai kebutuhan.

7. Lisensi Public Domain

contoh font berlisensi public domain

Font yang berlisensi Public Domain bebas digunakan untuk kepentingan pribadi maupun komersial.

Public domain/ area publik/ domain publik/ ranah publik merupakan semua karya yang tidak mempunyai hak cipta dan tidak dilindungi oleh undang-undang. Sehingga siapa saja bebas menggunakan tanpa harus takut terkena pelanggaran hak cipta.


Itulah tadi beberapa jenis lisensi Font secara garis besar. Jenis jenis lisensi pada Font bukan hanya di atas, masih ada banyak jenis dan variasi lainnya. Karena lisensi bukan sesuatu yang pasti atau baku, Jadi isinya beragam sesuai dengan yang ditetapkan pembuat.

Ada baiknya jika kita budayakan untuk membaca lebih detail tentang lisensi Font yang akan kita download atau kita gunakan.

Bukan hanya Font, kita juga harus memperhatikan saat kita hendak menggunakan karya orang lain. Jangan asal pake karya orang lain yaa . . .

Jangan lupa mampir ke sini juga:

Selalu dukung Cahpanjer dengan share artikel Cahpanjer ke teman, orang tua, saudara, kerabat, pacar, mantan, dan orang – orang yang ada di sekitarmu agar Cahpanjer semakin dikenal dan populer.

Semoga bermanfaat, Bye . . .

About Ilham Taufiq 8 Articles
Seorang penulis di cahpajer.com

Be the first to comment

Leave a Reply